Red War Think with No Brain

Perang Agama | Februari 1, 2007

Setelah agak lama melanglang dunia maya, khususnya dunia blog and forum2 diskusi, saya menemukan beberapa hal2 yang sangat membosankan buat saya.

Dalam forum2 diskusi yg ada, khususnya forum2 tentang agama, para penulisnya berlomba menyatakan agama dan tuhannya lah yg paling benar, untuk meyakinkan, mereka tambahkan firman2 tuhan yg cm sepenggal2 yg jelas bs disalah artikan. hey kalian semua kaum terdidik, kenal dunia maya bukannya membuka mata, hati and otak, tapi malah jadi semakin kerdil.

Dalam dunia blog, para blogger jg banyak yg saling menjatuhkan satu sama lain. bukannya saling dukung or at least saling share pemikiran. jangan sampai gara2 hal seperti ini, membuat orang jd gak niat nulis lagi. kan tujuan dr blog itu untuk melatih menulis and sharing pemikiran, or mungkin cm numpahin unek2 didunia nyata. tp jgn sampai nyakitin or nyinggung perasaan orang lain. gak usah merasa jadi yang paling benar, apalagi paling suci.

Masalah moral and ahlak, seperti kata bang iwan, biar di urus ma diri sendiri. Gak usah ngasih label kafir keseseorang, siapa anda koq bisa2nya ngasih label kafir?. gak perlu nyebut tulisan orang sampah, toh dalam sampah pun masih ada kemuliaan, lagian anda yakin yang anda tulis itu bermanfaat buat orang lain?.  biarpun tulisan anda dibungkus dengan ayat2 tuhan, tp kan lom tentu semua orang setuju dgn tulisan anda.

jgn bicara keyakinan klo gak bs buktiin tuh keyakinan. namanya jg keyakinan, belum tentu benar dan gak pasti. beda dengan fakta. ex: matahari terbit disebelah timur itu fakta, benar gak mungkin salah. lha ini, ngomong tuhan a yg paling benar, tuhan b yg paling berkuasa, ketemu aja lom pernah, gimana mo buktiin???

Saya bukan ateis, saya orang yg mempercayai adanya tuhan yg Esa, tp saya paling gak suka liat orang memaksakan kehendak seenak jidatnya sendiri.

Jgn jd pemuka2 agama berwajah malaikat, tp berhati dajjaal didunia maya ini, dah cukup kita liat pemuka2 agama itu membodohi kita semua didunia nyata… jangan jadi orang2 yang berpikiran kerdil.

Jadi mari kita buat dunia maya menjadi lebih tenang, damai dan menarik dgn beragam pemikiran, tanpa mendiskriminasikan salah satu agama yang ada. Jadilah orang yang bebas dari doktrin, dengan mempelari semua hal dengan menelaah lebih lanjut, jangan sampai cuma telan informasi tanpa berpikir lg.


Ditulis dalam Cerita, kritik, Personal

20 Komentar »

  1. :-)

    Komentar oleh Luthfi — Februari 5, 2007 @ 9:20 am

  2. Lha mikir aja haram, piye jal

    Komentar oleh wadehel — Februari 5, 2007 @ 1:59 pm

  3. Kangeen Rasul kan? Mau nanya, bagaimana seh umat yang Beliau ingini sebenarnya?

    Komentar oleh manusiasuper — Februari 15, 2007 @ 11:50 pm

  4. Ini lalu saya simpulkan melalui tulisan saya dengan judul S.O.K

    Komentar oleh helgeduelbek — Maret 1, 2007 @ 6:43 am

  5. Bandingkan dengan gossip.

    orang sering menikmati kalau membicarakan kemalangan atau kejelekan orang lain.

    Membicarakan atau menjelek-jelekan agama lain ternyata mendatangkan kenikmatan tersendiri, sebab menimbulkan perasaan bahwa “saya lebih hebat dari orang lain”. Persis seperti gossip.

    Komentar oleh TJ — April 6, 2007 @ 2:43 am

  6. Setuju …. yuk hidup damai, saling menghormati antar umat beragama :)

    Komentar oleh Riyogarta — April 17, 2007 @ 4:35 am

  7. Nice blog!

    Komentar oleh Livette — April 17, 2007 @ 8:26 am

  8. yah.. semoga sebagai sesama muslim dapat lebih mempererat ukhuwah, bukan saling menjelekkan..

    ya Allah, semoga kita semua selalu dalam bimbinganMU..

    Komentar oleh orido — April 19, 2007 @ 10:33 am

  9. Thanks, always good posts on your blog!

    Komentar oleh Desktopjunk — April 23, 2007 @ 3:31 am

  10. kita sebagai sesama muslim harus bisa memahami adanya perbedaan persepsi (penafsiran)

    Komentar oleh rivafauziah — Mei 25, 2007 @ 10:48 am

  11. -Perang-perang agama telah terjadi sejak jaman dulu di mana jaman dulu orang-orang masih belum berpikir cerdas mengenai kebebasan.
    -Perang kekuasaan telah terjadi sejak jaman dulu
    -Perang idealisme telah terjadi di abad 19
    -Perang suku telah terjadi di abad 19
    -Perang dunia telah terjadi di abad 19

    Saat kebebasan telah terdefinisi dalam masyarakat dengan baik, justru keinginan bersuara semakin besar. Bahkan semakin berani dalam “mengubek” wilayah agama untuk menghakimi.

    Marilah kita jauhkan hal-hal seperti ini agar jangan sampai “perang agama” terjadi di abad 20. Kecerdasan kita bukanlah untuk perang semata…
    Jika Dayak dan Madura bisa kembali hidup damai di Kalimantan, seharusnya kita pun bisa hidup damai juga.

    Komentar oleh edan — November 8, 2008 @ 4:05 pm

  12. setuju2 sekali liat blog ini nice

    Komentar oleh yasin — Agustus 30, 2009 @ 1:37 pm

  13. kata2 kamu memang tepat

    Komentar oleh eyoi(sabah) — September 16, 2009 @ 10:30 am

  14. bnar !!

    Komentar oleh risna — Mei 26, 2010 @ 1:11 pm

  15. benar

    Komentar oleh risna — Mei 26, 2010 @ 1:17 pm

  16. seharusny ga boleh ada situs” yg ngejelekin agama kya gu .. itu malah bikin emosi si lawan agma . malah ga akan beres mnurut gue ..
    ya smog” aja ga akan ada lagi perang antar agama deh ..

    Komentar oleh riza — Mei 26, 2010 @ 1:23 pm

  17. gak ada perang agama, semua juga cuma berebut isi perut.

    Komentar oleh lee — Februari 8, 2011 @ 4:04 pm

  18. Ane suka banget sama tulisan ente yang satu ini,5 jempol untuk ente

    Komentar oleh Wak Dul — Juni 29, 2011 @ 2:54 pm

  19. Setuju.. tapi tidak seratus % setuju.. , masih ada yang harus di fikirkan lebih dalam lagi…
    karena jika itu semua terjadi akan bahaya..

    Komentar oleh http://www.laptophones.com — November 1, 2011 @ 4:22 am

  20. Setuju.. tapi tidak seratus % setuju.. , masih ada yang harus di fikirkan lebih dalam lagi…
    karena jika itu semua terjadi akan bahaya..

    Komentar oleh laptops — November 1, 2011 @ 4:24 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

About author

Aku cm anak manusia yg mencoba mmbebaskan diri dari belenggu DOKTRIN yg ada.... Berpikir penuh LOGIKA tanpa pikiran yg ada (DOKTRIN)

Cari

Navigasi

Kategori:

Links:

Archives:

Feeds

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: